- Jenis Kata : Dalam jenis kata bahasa Jepang terdapat kata kerja, kata sifat, kata benda, kata keterangan, kata penghubung dan partikel.
- Urutan Kata : Predikat selalu terletak pada akhir kalimat. Selain itu, dalam bahasa Jepang kata yang diterangkan terletak dibelakang kata yang menerangkan.
- Predikat : Kata benda, kata kerja, dan kata sifat dalam bahasa Jepang berfungsi sebagai predikat. Predikat dapat menunjukkan positif dan negatif dan non-waktu lampau atau waktu lampau. Dalam bahasa Jepang tidak ada perubahan untuk orang, jenis, atau bilangan. Kata sifat digolongkan menjadi dua, yaitu kata sifat 1 dan kata sifat 2.
- Partikel : Dibelakang kata atau kalimat dipakai partikel. Partikel menunjukkan hubungan antara kalimat dengan kata dalam kalimat dan maksud pembicara, juga berfungsi menambahkan berbagai arti.
- Penghilangan : Kata-kata dan ungkapan yang biasa diketahui dari konteks kalimat biasanya dihilangkan. Subjek dan objek pada kalimat juga biasanya dihilangkan.
Bahasa Jepang mempunyai akses nada (akses tinggi rendah) yang umumnya berbeda dengan akses energi (akses kuat lemah) dalam bahasa Inggris, Jerman, dan bahasa bahasa Eropa lainnya serta beberapa bahasa Asia. Akses bahasa Jepang sekarang lebih berfungsi untuk menunjukkan kesatuan kata daripada membedakan arti kata yang berbunyi sama.
3. Intonasi
Intonasi terbagi dalam tiga jenis (1) rata, (2) naik, (3) turun. Pertanyaan diucapkan dengan intonasi yang naik. Yang lainnya biasanya diucapkan dengan intonasi rata, tapi kadang-kadang diucapkan dengan intonasi turun apabila menunjukkan rasa persetujuan, kekecewaan, dan lain-lain.
4. Struktur Kalimat
Walaupun struktur kalimat bahasa Jepang berbeda dari bahasa Inggris, namun kebanyakan dari kandungan kata-kata yang menjadikan sebuah kalimat dapat dikategorikan sama dengan yang ada pada pola/struktur kalimat dalam bahasa Inggris. Dimana sama-sama terdapat kata benda, kata sifat, kata kerja, kata sambung, dan lain-lainnya.
Inti dari kalimat adalah predikat yang selalu ditempatkan di akhir kalimat.
Dalam penulisan aksara Jepang tidak ada sistem huruf besar dan huruf kecil.